Effendi Kadarisman
RAMADHAN, NAFAS CINTA-MU
Ramadhan, nafas cinta-Mu
berhembus dari gurun
(mengecup rasa haus
menidurkan fatamorgana),
bertiup di dadaku
menghidupkan api rindu
Kangen pada senja,
Menyurat ayat-ayat
yang menyusuri jalan Sunyi
sebelum puisi
Ramadhan, nafas cinta-Mu
menggoyang pelepah kurma,
menggores bulan sabit
Marhaban yā Ramadhān
Engkau yang kuingin, telah tiba
bersama tiupan angin
Kabar yang biasa,
lapar dan dahaga
Kembali pada ruh dan rasa
ketika Iqra'
menggetarkan Sang Nabi,
mengguncang semesta yang tertidur
Rasi bintang di langit utara
mengabarkan
jalan setapak, mencari bahagia
Menanti manusia
Ramadhan, nafas cinta-Mu
berhembus lima belas abad
meniupkan ruh. Sudahkah
Adam lahir kembali
di bumi?
Malang, 3 April 2022
Bionarasi Penulis
Effendi Kadarisman mendapatkan gelar Ph.D. di bidang linguistik dari Univeristas Hawai tahun 1999, dengan menulis disertasi Wedding Narratives as Verbal Art Performance: Explorations in Javanese Poetics. Selain menekuni linguistik, ia juga mencintai puisi, dan telah menerbitkan empat antologi puisi: Tembang Kapang, Tembang Bebrayan (2007), Uncommon Thoughts on Common Things (2020), dan Aurora di Kutub Utara (2010), dan Selembar Daun Hening (2020)—antologi terakhir ini, dari 167 buku puisi yang ikut lomba pada Hari Puisi Indonesia tahun 2021, berhasil masuk 15 besar. Sejumlah puisinya masuk dalam antologi puisi Seribu Tahun Lagi (2021) dan Dunia: Suara Penyair Mencatat Ingatan, yang segera terbit di tahun 2022 ini. Saat ini Effendi adalah guru besar linguistik dan pakar etnopuitika pada Program Pascasarjana Universitas Islam Malang (UNISMA).
No. WA: 081 331 452 486
Alamat: Jl. Danau Buyan G7F/17 Malang 65139
