Republik Nganu Oleh Ayah Tuah - percobaan.com

INFO ATAS

LEMBAGA INDEPENDEN DI BIDANG PENDIDIKAN LITERASI, SENI BUDAYA, DAN SASTRA.

Selasa, 22 Februari 2022

Republik Nganu Oleh Ayah Tuah

Lautmu mengombak

pada dada

Oleng perahu

oleh rindu dan benci

yang mengharu biru


Adalah kelapa sawit                 angka-angka jadi bara

Mengasap di langit Kalimantan

juga Sumatera

Pasar-pasar menjadi licin

seperti permainan anak-anak

sebentar ada lalu menghilang


Dan Mahakam


Dan Jembayan, dan Loa Haur, dan Kedang Pahu


Dan air yang mengalir

Tersedak

Pada ibu kota baru yang nyinyir


Mencoba membaca

bacaan-bacaan yang sulit dibaca


Garis pantai yang panjang

tapi mendatangkan rasa asin

dari negeri seberang


Tak tahu juga cara membaca kedelai

Bermasa-masa nasibnya terbengkalai


Kata-kata hanya hujan

basah

pada banyak alasan


Sebentar sorak kata

pada gedung berpunggung kura-kura

dan sebuah tempat di utara


Adu siasat

Memeras atau meremas

Yang punya kuasa

Yang punya usaha


***


Lebakwana, Februari 2022


Catatan.

Penulis lahir di Sukoharjo (Lampung). Pernah masa-masa remaja cerpen-cerpen dimuat di Majalah Anita Cemerlang, Majalah Humor, dan Pos Kota. Kini untuk memperlambat pikun bergembira-gembira menulis di Kompasiana.com, Secangkirkopibersama.com, dll. Buku yang sudah terbit, Tiga Bicara Hujan (antologi puisi; Pimedia).

Sekarang tinggal di Kramatwatu, Serang, Banten.

No. WA: 085219334409



INFO BAWAH

NB: Untuk saat ini, Negeri Kertas belum bisa memberikan honor untuk karya (Puisi/Cerpen) yang tayang.